Malam Penganugerahan PII Award 2012

on . Posted in News

Salah satu kegiatan tahunan PII yang digelar bersamaan dengan acara Kongres XIX PII adalah Malam Penganugerahan PII Award 2012. Penganugerahan PII Award sudah dilaksanakan mulai tahun 1990 yang merupakan kegiatan pemberian penghargaan kepada para praktisi teknologi dan industri, akademisi dan peneliti (individual achievement)

dan juga kepada Perusahaan/Industri (corporate achievement) yang memiliki karya engineering, inovasi teknologi/penemuan, dharmabakti keinsinyuran dan telah berkontribusi besar terhadap kemajuan dan perkembangan teknologi serta memberikan manfaat yang besar baik terhadap ilmu pengetahuan dan profesi maupun terhadap masyarakat luas, bangsa dan negara.

Berbagai kategori yang berhasil dimenangkan pada PII Award 2012 kali ini yaitu :

Adhisatya Bakti Rekayasa (merupakan penghargaan tertinggi PII yang diberikan kepada tokoh insinyur atas darma-bakti di bidang profesi keinsinyuran), yang diraih oleh Ir. Oetarjo Diran, dan JA Katili (Alm).

Adhidarma Rekayasa (diberikan pada seseorang yang dalam perjalanan hidupnya secara akumulatif telah mengembangkan prestasi melalui serangkaian karya, gagasan, ide, kegiatan serta jasa, yang telah terbukti kebenarannya bermanfaat luas bagi masyarakat), diraih oleh : Ir. Suroso Atmomartoyo dan Dr. Subagyo.

Adhikara Rekayasa (diberikan karena menggunakan profesi keinsinyuran dengan disiplin yang tinggi sehingga menghasilkan karya yang mengagumkan, monumental dan sangat tidak umum diperoleh oleh pihak lain, dan bermanfaat luas bagi perekonomian, kesejahteraan dan pembangunan bangsa dan negara), berhasil diraih oleh : Perum Jasa Tirta II, dengan proyek Jatiluhur.
Adhicipta Rekayasa (diberikan pada seseorang atau kelompok yang telah mengembangkan suatu karya teknologi yang telah terbukti kebenarannya secara ilmiah dan bermanfaat luas bagi pembangunan bangsa dan negara), berhasil diraih oleh : PT. Medco Ethanol Lampung, dengan karya : "Meningkatkan Konversi Ethanol pada Proses Fermentasi Cassava Menggunakan Metode Cut Yeast dan Double Propagasi".


Adhicipta Pratama Rekayasa (adalah perorangan (WNI) atau kelompok insinyur yang berusia dibawah 35 (tiga puluh lima) tahun, dengan maksud untuk merangsang insinyur-insinyur muda agar kreatif dan inovatif), diraih oleh : Diniko Nurhajj, Dian Nungrum, Sarah Nur Hidayat (dari PT. Medco E&P Indonesia), dengan karya : "Upaya menaikkan Produksi Minyak lapangan TAC Sembakung dengan menggunakan Metode yang Inovatif dan Teknologi yang Terjangkau"., dan Yosep Punama (PT. Antam, Tbk), dengan karya :"Peningkatan Perolehan Bijih Emas (Ore Recovery) Melalui Improvement Analisa Ekstraksi Pilar Tambang Ciurug".

Adhilestari Rekayasa (penghargaan terhadap individu atau Perusahaan yang berwawasan lingkungan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan), diraih oleh : PT. Pupuk Kaltim (emas), "Memanfaatkan Offgas Second Hydrolizer yang Terbuang ke Atmosfir". PT. Medco E&P Indonesia (perak), dengan karya : "Mengurangi Emisi, Menghemat Energi". dan PT. Pembangunan Perumahan (perunggu), dengan karya : "Peran PP Sebagai Green Contructor dalam rangka Pembangunan yang Berkelanjutan yaitu Sebagai Kontraktor Sekaligus Perencana untuk Green Building kantor Pusat PT Dahana".

Adhigatra Rekayasa (penghargaan yang diberikan kepada institusi atau perusahaan nasional yang memiliki semangat dan kebijakan secara terus menerus mendorong pengembangan tekhnologi dalam proses bisnisnya, menumbuhkan budaya cinta & bangga pada pengembangan teknologi sendiri, secara konsisten memprioritaskan penggunaan dalam negeri), yang diraih oleh : PT. Pupuk Kalimantan Timur.

Adhiwarta Rekayasa (diberikan kepada wartawan yang telah berjasa mempublikasikan pengembangan teknologi untuk membantu pembangunan kesejahteraan masyarakat). Penghargaan ini diraih oleh : Ir. Yuni Ikawati (dari harian Kompas).

Adhisandya Rekayasa (diberikan terhadap karya tulis dalam bentuk berita maupun feature yang menarik dan membahas pengembangan teknologi untuk membantu pembangunan kesejahteraan masyarakat), diraih oleh 4 orang wartawan Kompas yaitu : Sonya Hellen Sinombor, dengan tulisan; “Baterai dari Lumpur “, Dahlia Irawati, dengan judul tulisan ; “Menggoreng Agar Awet” , Nawa Tunggal, dengan judul tulisan; “Pembersih Sungai Otomatis”, Dwi Bayu Radius, dengan judul tulisan; “Mimpi Mobil Hemat BBM Lalu Lalang di Bandung”.

Primakarya Rekayasa (diberikan kepada yang tidak harus seorang insinyur yang telah berkarya dibidang teknologi dan dimanfaatkan langsung untuk masyarakat sekitar), diraih oleh ; Sulaiman Budi Sunarto dengan karya: "Pelet Ikan dari Kotoran Sapi" , Budi Karya, dengan karya ; “Saatnya Memanfaatkan Air Laut Untuk Minum”, Adang, dengan karya : “Pembangkit Listrik Mandiri Aur Ngombong”, dan Abdul Hapid, dengan karya ; ”Mobil Hemat BBM Lalu Lalang di Bandung. (yesso)

Disalin ulang dari http://www.jurnalinsinyurmesin.com

Share

Dowload Laporan Kegiatan BKKPII Tahun 2010 s/d 2012 : Laporan Kegiatan BKKPII