BKKPII sharing kepada Alumni-alumni Muda

on . Posted in News

LATAR BELAKANG KEBUTUHAN

Seharusnya, alumni-alumni muda selama menempuh pendidikan di kampus telah menemui banyak nilai-nilai maupun semangat yang ditanamkan dalam aktivitas baik di organisasi kemahasiswaan maupun kehidupan akademik. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah:

  • Keilmuan: menyukai dan mengerti dengan baik bidang keimuan (teknik kimia), menerapkan prinsip-prinsip dan aplikasi keteknikkimiaan.
  • Profesionalisme: integritas, kejujuran, etos kerja, giat belajar, kolaborasi (kerja sama), dst.
  • Nasionalisme: peduli terhadap kondisi dan masalah bangsa, sadar bahwa sebagai lulusan ITB dibutuhkan oleh bangsa ini untuk berkontribusi memajukan negara, aktif bekerja untuk memajukan negara.

yang pada intinya adalah mahasiswa-mahasiswa dididik dan diarahkan untuk menjadi alumni (sarjana) yang dapat menggunakan semua hal yang dipelajari di kampus untuk berkontribusi pada Indonesia.

Nilai-nilai tersebut terkandung antara lain dalam tujuan perguruan tinggi serta ditanamkan dalam aktivitas keseharian di kampus. Mahasiswa ditanamkan bahwa ketika kelak lulus, idealnya kita semua bergerak secara sinergis untuk memajukan Indonesia.

KONDISI

Setelah lulus, timbul pertanyaan tentang bagaimana sebenarnya cara mengaplikasikan nilai-nilai atau semangat pengabdian yang diperoleh di kampus, agar dapat benar-benar diterapkan di kehidupan nyata terutama dalam karir. Secara normatif, nilai-nilai yang telah disebutkan itu telah diajarkan, namun seperti apa penerapannya kelak, belum terbayangkan bagi sebagian besar alumni muda. Jalur karir yang ditempuh oleh alumni-alumni pun beragam, baik di dunia industri maupun bidang lain seperti wiraswasta, bisnis, atau riset. Alumni muda (yang baru lulus antara 1-3 tahun) pada jalur karir mana pun biasanya akan menemui tantangan dengan realita, bagaimana bentuk konkrit nilai-nilai yang didapatkan di kampus tersebut agar benar-benar dapat diterapkan di kehidupan nyata. Kebanyakan alumni muda pun masih belum jelas atau paham definisi karir/pergerakan/kontribusi apa yang dapat disebut sebagai “membangun negara”/”memberi manfaat bagi masyarakat”. Beberapa pertanyaan yang mungkin timbul adalah:

  • Apa yang dibutuhkan Indonesia dari lulusan-lulusan teknik kimia?
  • Seperti apa karir yang dapat disebut sebagai “berkontribusi pada negara/masyarakat”?
  • Apa yang seharusnya dilakukan alumni yang baru lulus, dalam memilih dan menjalani karirnya?
  • dan lain-lain

Oleh karena itu, dibutuhkan pandangan dari narasumber yang juga merupakan alumni sebagai orang yang juga berpengalaman mendapatkan penanaman nilai-nilai/semangat serupa di kampus, telah memiliki pengalaman panjang dalam menjalani langsung karir atau profesi dalam bidang keahliannya, dan memiliki pandangan luas mengenai keadaan dan potensi ke depan dari negara ini.

Pada kesempatan pertama sebagai narasumber adalah Ir. Nanang Untung (President Director PT. Badan NGL dan Ketua Umum BKKPII. Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan adalah sebagai berikut:

  • Rekam jejak karir, pengalaman kerja mulai dari pertama lulus kuliah hingga sekarang; termasuk cita-cita yang dimiliki saat kuliah atau baru lulus dan ketercapaiannya sekarang; dan alasan memilih jalur karir seperti yang telah dijalani.
  • Kondisi Indonesia saat ini (secara umum maupun dilihat dari sudut pandang seorang lulusan teknik kimia) serta prediksi dan potensi ke depan untuk maju (terutama dari sisi yang mana kita sebagai lulusan-lulusan teknik kimia dapat berkontribusi).
  • Sedikit gambaran tentang sejarah dan kisah sukses industri LNG di Indonesia sebagai salah satu pionir di dunia, dan peran Pak Nanang dalam mengembangkannya, serta potensi dan prospek pengembangan industri hilir gas alam (produk-produk turunan) di Indonesia; keduanya sebagai contoh kontribusi nyata alumni teknik kimia terhadap pembangunan.
  • Hambatan-hambatan yang seringkali muncul dalam karir, cara mengatasinya; termasuk kesalahan-kesalahan atau keadaan tidak ideal yang pernah dialami, serta cara menjaga integritas dan nilai-nilai idealisme yang pernah didapat.
  • agaimana cara untuk menjadi sukses sekaligus bermanfaat buat orang banyak, bangsa dan negara (termasuk benar tidaknya stereotip bahwa “membangun Indonesia itu butuh pengorbanan / tidak sesukses orang yang mengejar keuntungan pribadi saja”); bagaimana cara orang yang bekerja di perusahaan multinasional membangun negara (termasuk stereotip bahwa bekerja di sana “kurang dapat menjadi tempat mengabdi”).
  • Bagaimana cara alumni-alumni yang bekerja dan bergerak di bidang yang berbeda-beda dapat bersinergi membangun negara.
  • Terkait BKKPII, apa yang menyebabkan Pak Nanang mau berkiprah di BKKPII, serta apa dampak yang diberikan BKKPII terhadap perkembangan karir seseorang maupun terhadap kemajuan bangsa Indonesia.
  • Harapan untuk generasi muda (audiens).

Sumber: Adri Kristian

Share

Dowload Laporan Kegiatan BKKPII Tahun 2010 s/d 2012 : Laporan Kegiatan BKKPII